Pencegahan Kanker Payudara

Advertisement

Sebelum kita belajar mengenai upaya pencegahan kanker payudara, marilah lebih dulu kita mengetahui apakah sebenarnya kanker payudara itu???
Kanker payudara adalah suatu penyakit yang kebanyaakan diderita oleh wanita (tapi kemungkinan juga bisa diderita oleh pria), penyakit ini bersifat ganas dimana sel-sel ganas ini terdapat pada jaringan kelenjar payudara. Berikut ini adalah gambar anatomi dari payudara seorang wanita

Pencegahan Kanker Payudara

Adapun bagian-bagian pada payudara adalah sebagai berikut :

  1. Duktus yaitu saluran yang berukuran kecil yang berfungsi membawa air susu dari kelenjar lobulus menuju puting.
  2. Lobulus yaitu suatu kelenjar yang berfungsi memproduksi air susu.
  3. Kelenjar getah bening.Pada kelenjar getah bening ini bisa terjadi sistem getah bening. Sistem ini dapat menjadi salah satu cara utama penyebaran kanker payudara. Sel-sel ganas akan mulai tumbuh di kelenjar getah bening dengan masuk melalui kelenjar limfe. Lambat laun sel-sel ganas ini akan merambah sampai pada pembuluh getah bening yang ada pada ketiak dengan ditandai adanya pembengkakan pembuluh getah bening pada ketiak. Selanjutnya sel-sel ganas ini kemungkinan besar akan akan masuk ke pembuluh darah dan akan menyebar ke seluruh tubuh.
  4. Pembuluh darah
  5. Lemak dan jaringan pengikat

Macam-macam kanker payudara yang sering terjadi yaitu ada 2 macam yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Duktal Karsinoma in situ (DCIS). Ini merupakan tipe kanker payudara yang sel-sel ganasnya masih berada di dalam duktus belum keluar menyebar ke seluruh jaringan payudara (bersifat non invasif).
  2. Lobular karsinoma in situ (LCIS). Tipe ini muncul pada kelenjar lobulus tetapi tidak akan menyebar melalui dinding lobulus. Tipe ini sebenarnya bukan kanker tetapi sering dimasukkan dalam tipe kanker payudara non invasif. Wanita yang menderita LCIS sangat disarangkan untuk selalu melakukan mamografi secara rutin, karena wanita pada kondisi ini kemungkinan besar akan berkembang menjadi kanker yang bersifat invasif.
  3. Invasif (atau infiltrating) Duktal Karsinoma (IDC). Tipe kanker ini sering dijumpai pada umumnya. Pada tipe ini sel-sel ganas bermula dari duktus kemudian melalui dinding duktus ini sel-sel ganas akan menerobos menuju jaringan lemak dan sel-sel ganas ini akan menyebar (bermetastasis) melalu sistem getah bening dan pembuluh darah seterusnya menyebar ke seluruh organ tubuh.
  4. Invasif (infiltrating) Lobular Karsinoma (ILC). Tipe kanker payudara ini sama dengan tipe IDC sama-sama akan menyebar ke seluruh organ tubuh melalui sistem getah bening dan pembuluh darah. Bedanya hanya IDC sel-sel ganas mulai muncul pada duktus kalau ILC sel-sel ganas muncul pada lobulus.

Tipe Kanker Payudara yang Jarang Terjadi

  1. Kanker Payudara Terinflamasi (IBC). Tipe kanker ini adalah tipe kanker invasif, tipe ini mengakibatkan kulit payudara memerah dan menjadi tebal dan suhunya menjadi agak hangat. Payudara tersa gatal,membesar,lembek dan keras. Tipe ini biasanya sulit dideteksi dengan mamogram,karena tidak terjadi benjolan. Tipe ini mudah menyebar dan lebih buruk kelihatannya.
  2. Penyakit Paget pada Puting. Tipe kanker ini juga jarang ditemui pada umunya. Tipe ini awalnya muncul pada duktus kemudian menyebar ke puting dan daerah lingkaran gelap di sekitar puting. Tipe kanker ini mengakibatkan puting terasa gatal,panas seperti terbakar,daerah lingkaran hitam disekitar putih menjadi pecah-pecah dan puting tampak bersisik ada berdarah.
    Penyakit kanker payudara ini memang menakutkan. Memang penyakit ini belum tentu akan menyerang kita, namun tidak ada salahnya jika kita mengetahui cara-cara untuk mencegah penyakit ganas ini, karena dapat menambah pengetahuan kita dan juga sebagai usaha mengantisipasi diri kita sendiri,teman dekat,keluarga dan masyarakat luas. Berikut ini ada beberapa cara mencegah penyakit kanker payudara.

1. Rasa kesadaran kita dengan payudara yang kita miliki

Sebagai wanita kita harus bersyukur atas payudara yang kita miliki ini. Kita harus senantiasa menjaga dan merawatnya. Kita harus mengetahui sekecil apapun perubahan yang terjadi pada payudara kita. Sebagian besar kanker payudara terdeteksi awal oleh wanita itu sendiri.

2. Setelah melahirkan berikan ASI secara teratur kepada bayi

Dengan memberikan ASI secara teratur kepada bayi maka akan sedikit menghindari resiko terkena kanker payudara, meskipun belum ada kesepakatan yang jelas tapi banyak peneliti yang mengatakan bahwa memberikan ASI lebih banyak pada bayi itu adalah semakin baik. Pada dasarnya kangker payudara adalah berkaitan dengan hormon estrogen dan dengan ASI diberikan kepada bayi maka sedikit tidaknya akan menurunkan hormon ini.

3. Jika terjadi perubahan pada payudara yang tidak wajar segera konsultasikan ke dokter

Perubahan yang tidak wajar yang dimaksudkan disini adalah timbulny suatu gumpalan yang makin lama memberikan efek yang kurang enak,seperti panas,gatal,warna kulit payudara memerah,dsb. Jika anda mengalami hal tersebut sangat disarankan untuk segera konsultasi pada dokter untuk memastikan apakah gumpalan itu kanker atau bukan. Jika ternyata gumpalan itu adalah kanker maka segera lakukan pengobatan yang tepat.

4. Lebih baik menghindari mengkonsumsi alkohol

Menurut berbagai penelitian alkohol ini dapat berpotensi sebagai pemicu tumbuhnya kanker, karena alkohol dapat secara signifikan menaikkan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Semakin anda jauh dari alkohol maka prosentase kemungkinan terkena kanker juga akan menurun.

5. Selalu mengontrol berat badan kita

Wanita yang mempunyai berat badan berlebih adalah kurang bagus, karena kebanyakan wanita yang mempunyai berat badan yang berlebih tubuhnya akan banyak terjadap jaringan lemak, dengan banyaknya jaringan lemak yang ada ini maka jika muncul sel ganas pada payudara akan terjadi penyebaran yang sangat cepat ke seluruh organ tubuh melalui sistem getah bening. Menurut penelitian juga disebutkan bahwa wanita yang mempunyai berat 44 sampai 55 pound setelah umur 18 sebanyak 40% memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker dibanding mereka yang berubah-ubah hanya 4 atau 5 pound semasa remajanya. Dengan demikian lebih baik mempunyai berat badan yang ideal dan sehat.

6. Berusaha mencari tahu apakah dalam silsilah keluarga kita ada yang menderita kanker payudara

Kanker payudara juga bisa karena faktor keturunan gen yang kita bawa. Lebih baik kita tahu apakah dalam silsilah keluarga kita ada yang terkena kanker payudara atau tidak. Jika tidak ada kita harus bersyukur,tapi kalau ternyata ada tidak ada salahnya kita berusaha melakukan pencegahan-pencegahan dengan berpola hidup yang sehat dan teratur.

Pencegahan Kanker Payudara | admin | 4.5