Penyakit sifilis

Advertisement

penyakit sifilisPenyakit sifilis – Sifilis merupakan salah satu penyakit kelamin menahun dan dapat mengenai semua alat tubuh. Penyebab penyakit ini adalah bakteri Triponema pallidum. Penyakit ini dapat menyerang orang dewasa dan bayi baru lahir karena penyakit ini dapat ditularkan dari ibu ke janin. Penyakit ini dapat menular melalui hubungan seksual.

Gejala

Sifilis dibagi menjadi tiga stadium yaitu sifilis primer, sifilis sekunder dan sifilis tersier. Setiap stadium disertai oleh gejala-gejala yang berbeda. Gejala penyakit sifilis :

– Sifilis primer
Sifilis primer terjadi kelainan berupa kerusakan kulit sampai stratum pinosum. Kulit tampak merah selanjutnya akan terjadi kerusakan kulit pada lapisan epidermis yang memiliki dasar, dinding, tepi dan isi yang disebut ulkus durum. Sifilis primer dapat terjadi di glans penis, korpus penis, labia mayora, labia minora dan klitoris.

– Sifilis sekunder
Sifilis sekunder dapat berbentuk ruam kulit yang berwarna merah tembaga dan tonjolan-tonjolan padat yang ditutup oleh cairan yang sudah mengering. Sifilis dapat terjadi di alat kelamin bagian luar, sekitar anus, ketiak, sudut mulut dan bawah payudara.

– Sifilis tersier
Sifilis tersier bersifat merusak dan timbul tonjolan-tonjolan padat atau terjadi kerusakan kulit yang dalam serta mengeluarkan cairan. Pada stadium sefilis tersier ini dapat menyerang kulit, alat-alat dalam, pembuluh darah dan saraf.

 

Pengobatan

Pengobatan dilakukan sesuai dengan stadiumnya dapat diberikan obat antibiotik misalnya penisilin prokan dan penisilin G benzatin.

– Penisilin parokan
Stadium I (sifilis primer) : 600.000 IU/hari sebanyak 10 kali suntik.
Stadium II (sifilis sekunder) : 900.000 IU/hari sebanyak 15 kali suntik.
Stadium III + neurosifilis dan sifilis kardiovaskular : 100.000 IU/hari sebanyak 12 kali suntik.

– Penisilin G benzatin
Stadium I : 2,4 juta unit satu kali seminggu selama 2 minggu total 4,8 juta unit.
Stadium II : 2,4 juta unit satu kali seminggu selama 3 minggu total 7,2 juta unit.
Stadium III : total 9 juta unit satu kali seminggu selama 4 minggu.

 

Pencegahan

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan alat kelamin. Selain itu pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pemahaman tentang bahayanya penyakit ini. Sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual di luar nikah dan berganti-ganti pasangan karena penyakit ini mudah menular melalui hubungan kelamin.

Advertisement
Penyakit sifilis | admin | 4.5